Sesuai dengan namanya, alat ini bekerja berdasarkan prinsip dispersi termal, sensor ini berisi dua buah probe yang masing-masing memiliki kumparan kontinu RTD (Detektor Suhu Resistansi) dan satu lagi dengan pemanas kontinu tambahan dengan panjang yang sama dengan RTD. Probe dengan RTD & Pemanas akan menjadi Probe Aktif dan yang lainnya hanya dengan RTD akan menjadi Probe Referensi. Probe-probe tersebut ditempatkan pada jarak yang kecil satu sama lain sehingga perpindahan panas di antara keduanya seminimal mungkin.
Probe ini terutama akan digunakan untuk mengukur level cairan pada tangki besar dan kolam di reaktor nuklir dan aplikasi khusus lainnya. Saat beroperasi, probe aktif akan dipanaskan hingga suhu yang lebih tinggi dari suhu sekitar sehingga ada perbedaan suhu (ΔT) antara probe aktif dan probe referensi. ΔT akan maksimum saat level cairan minimum karena akan ada lebih sedikit perpindahan panas dari probe aktif ke lingkungan sekitar. Demikian pula, ΔT akan minimum saat level cairan maksimum karena ~99% panas akan hilang dari probe aktif ke cairan. Perubahan ΔT ini dapat digunakan untuk menghitung level cairan yang sesuai menggunakan perangkat elektronik khusus yang disertakan dengan sensor.
Pemancar elektronik yang memiliki pilihan catu daya 24 V DC dan 230 V AC, akan mengambil masukan dari kedua RTD dalam ohm dan akan mengubahnya menjadi sinyal 4-20 mA yang dapat diartikan menjadi level cairan yang sesuai di dalam tangki dan hal yang sama akan ditampilkan pada unit tampilan yang disertakan dengan sensor.
Keuntungan :
- Hemat biaya
- Umur Lebih Panjang hingga 20 tahun.
- Pengukuran berkesinambungan, bukan pengukuran titik tunggal.
- Opsi Penggantian Probe
- Dapat disesuaikan menurut berbagai aplikasi.









