Tanyakan Sekarang
Site Logo
blog 17 Desember 2020

Kalibrasi Termokopel

Apa itu Kalibrasi

Kalibrasi adalah proses penentuan atau penyesuaian penyimpangan instrumen (yang sedang dikalibrasi) dengan mengacu pada standar tersebut. Hal ini dilakukan dengan membandingkan perangkat atau keluaran instrumen dengan standar yang memiliki karakteristik yang diketahui.

Untuk kalibrasi termokopel pada metode perbandingan kami memerlukan

  1. Sumber suhu stabil
  2. Sensor master terkalibrasi
  3. Meteran terkalibrasi

Perangkat dengan kebenaran yang diketahui atau ditetapkan disebut Sensor standar dan perangkat kedua adalah unit di bawah Kalibrasi, instrumen uji, atau beberapa nama lain untuk perangkat yang dikalibrasi.

Prosedur Kalibrasi

  1. Termokopel yang dikalibrasi diperiksa secara fisik untuk memastikan sambungan panas dan dinginnya tetap utuh.
  2. Setiap Termokopel Uji ditempelkan stiker identifikasi menggunakan label.
  3. Termokopel Standar dan termokopel uji dimasukkan ke dalam lubang blok penyeimbang di dalam tungku HT sedemikian rupa sehingga sambungan panas semua TC berada pada tempat yang sama di dalam blok.
  4. Atur Tungku HT ke suhu yang diinginkan dan tunggu hingga suhunya tidak stabil.
  5. Pengamatan terhadap thermo-emf dicatat pada setiap suhu yang ditetapkan untuk Thermocouple Standar maupun Thermocouple Uji ketika suhu di tungku stabil untuk keduanya (Termocouple Standar dan Termokopel Uji).
  6. Minimal 5 pengukuran dicatat untuk setiap titik kalibrasi.
  7. Prosedur serupa diikuti untuk semua titik suhu kalibrasi lainnya, katakanlah, 400, 700 & 1000 Derajat Celcius.
  8. Ketika kalibrasi selesai, termokopel tidak segera dilepas, tetapi dibiarkan dingin hingga suhu sekitar secara perlahan untuk menghindari perubahan suhu mendadak.
  9. Pembacaan dicatat secara sistematis untuk semua termokopel dengan pembacaan sambungan referensi jika ditempatkan pada suhu sekitar.
  10. Data lingkungan untuk suhu ruangan dan kelembaban relatif (RH) juga diukur dan dicatat.
  11. Pada setiap nilai rata-rata Thermo-emf yang diukur untuk termokopel standar di tungku,
    suhu dihitung dari sertifikat kalibrasinya.
  12. Nilai rata-rata emf yang sesuai dari TC yang dikalibrasi juga dihitung dari tabel referensi jika suhu referensi dipertahankan pada 0 Derajat C
  13. Dalam hal sambungan referensi dipertahankan pada suhu sekitar, ggl pada setiap suhu dihitung dengan menambahkan ggl yang bersesuaian dengan sambungan referensi yang diukur ke ggl suhu yang diukur.

Tindakan pencegahan

  1. Termokopel Standar dan Uji ditangani dengan hati-hati oleh Insinyur yang terlatih
  2. Sambungan Panas semua termokopel harus sama di tungku HT.
  3. Pembacaan selalu dilakukan pada kondisi suhu tungku yang stabil.
  4. Tungku HT yang beroperasi pada suhu tinggi di atas 400 derajat Celcius, tidak boleh dimatikan secara tiba-tiba. Hal ini dapat mengurangi masa pakai tungku.

Mengapa kita perlu kalibrasi termokopel

Termokopel dikalibrasi dengan cara membandingkan perangkat yang akan dikalibrasi dengan perangkat lain yang memiliki akurasi yang terbukti. Selama proses perbandingan ini, kita dapat mengidentifikasi margin kesalahan perangkat sensor kita. Dengan informasi ini, kita dapat mengukur suhu dengan benar menggunakan termokopel kita. Kalibrasi dapat dilakukan di laboratorium dengan kondisi yang ketat dan terkendali atau kita juga dapat melakukan kalibrasi lapangan yang jauh lebih cepat. Untuk menjaga akurasi dan kualitas pembacaan suhu kita, pastikan termokopel kita dikalibrasi secara teratur. Kalibrasi tahunan disarankan.

Artikel Terkait

KONTAK

Mari Kita Bicarakan Kebutuhan Termal dan Kabel Anda

Have questions about Thermal Engineering Solutions, Electric heating solutions, or specialized cable? We're here to provide tailored solutions. Reach out today, and let’s collaborate on your next project!

Tempsens Arrow