Apa itu Termokopel Tipe K?
Termokopel tipe AK adalah sensor suhu populer yang terdiri dari kawat kromel (nikel-kromium) dan alumel (nikel-aluminium). Kombinasi ini memberikan stabilitas yang sangat baik, ketahanan terhadap oksidasi, dan rentang pengukuran suhu yang luas.

Termokopel tipe K dikenal karena:
Rentang suhu yang luas:
Biasanya berkisar dari -200°C hingga 1.260°C (-328°F hingga 2.300°F), yang merupakan kondisi ideal dan bergantung pada proses dan material selubung.
Keandalan di berbagai lingkungan:
Cocok untuk lingkungan pengoksidasi, inert, dan kering.
Sensitivitas tinggi:
Dengan menghasilkan nilai sekitar 41 µV/°C, yang dapat bervariasi tergantung pada kondisi proses, alat ini efektif untuk pengendalian suhu yang presisi.
Apa prinsip kerja termokopel tipe K?
Itu termokopel tipe k Prinsip kerja termokopel didasarkan pada efek Seebeck, sebuah prinsip yang menjelaskan bagaimana tegangan dihasilkan ketika dua logam berbeda, kromel (nikel-kromium), dan alumel (nikel-aluminium) mengalami perbedaan suhu pada sambungannya. Tegangan ini berhubungan langsung dengan suhu dan dapat diukur menggunakan perangkat yang kompatibel dengan termokopel, seperti pengontrol suhu atau termometer digital.
Termokopel memiliki dua titik kunci:
Persimpangan panas:
Di mana kedua logam tersebut disambungkan dan terpapar suhu target.
Persimpangan dingin:
Alat ini terletak di ujung yang berlawanan, dan biasanya dijaga pada suhu yang diketahui untuk mendapatkan pembacaan yang akurat.

Ketika suhu pada titik pengukuran berubah, perbedaan tegangan terbentuk antara kedua kawat logam. Tegangan ini kemudian diubah menjadi pembacaan suhu menggunakan tabel referensi termokopel standar atau elektronik sensor.
Termokopel dihargai karena kesederhanaannya, waktu respons yang cepat, dan kemampuannya untuk berfungsi di lingkungan yang keras, sehingga menjadikannya ideal untuk aplikasi industri, medis, dan ilmiah.
Tabel Referensi Termokopel Tipe K
Untuk konversi suhu cepat, kunjungi – Tabel referensi termokopel tipe K
Komposisi Termokopel Tipe K
Dalam komposisi termokopel tipe k, kaki positif terdiri dari nikel 90%, kromium 10% dan kaki negatif terdiri dari nikel 95%, aluminium 2%, mangan 2%, dan silikon 1%. Ini adalah termokopel serbaguna yang paling populer, dengan sensitivitas sekitar 0,41µV/°C.
Bahan Selubung Tipe K
Terdapat berbagai macam bahan selubung dan batas suhu berbeda untuk setiap kasus.
Berbagai jenis tersebut adalah – SS 316, SS 310, SS 347, SS 446, Inconel 600, Inconel 625, Inconel 800, dan Alloy 160 HR.

Kisaran Suhu
Rentang termokopel tipe k adalah salah satu keunggulan terbesarnya.
- Kisaran umum: -200°C hingga 1.260°C (-328°F hingga 2.300°F)
- Aplikasi kawat telanjang: Hingga 1.370°C (2.500°F)
- Aplikasi berinsulasi: Meskipun kisaran tipe K mencapai 1260°C, hal ini juga bergantung pada bahan selubungnya.
Contoh -
- Tipe K dengan SS-316 – 850°C (Titik leleh)
- Tipe K dengan SS-310 – 1000°C (Titik leleh)
- Tipe K dengan Inconel-600 – 1260°C (Titik leleh)
Untuk durasi singkat dan dengan isolasi yang tepat, termokopel ini terkadang dapat digunakan pada suhu yang lebih tinggi. Spesifikasi termokopel tipe k yang luas ini menjadikannya sangat cocok untuk tungku suhu tinggi, kiln, dan lingkungan kerja berat lainnya.
Akurasi (mana yang lebih besar)
Termokopel tipe K standar dapat memberikan akurasi yang lebih tinggi jika diperlukan. Kalibrasi dan kompensasi yang tepat untuk faktor lingkungan memastikan sensor suhu tipe K memberikan pembacaan yang andal di lapangan.
Akurasi standar: ±2,2°C atau ±0,75% dari pembacaan (mana yang lebih besar)
Versi batas kesalahan khusus (SLE): ±1,1°C atau ±0,4% dari pembacaan (mana yang lebih besar)
Kelas Toleransi

Grafik EMF Vs Suhu untuk Termokopel Tipe K

Keuntungan dan Kerugian Termokopel Tipe K
Keunggulan Termokopel Tipe K
Kisaran Suhu Lebar
Tipe k termokopel Rentang ini cocok untuk aplikasi kriogenik dan suhu tinggi.
Ketahanan Oksidasi yang Baik
NiCr dan NiAl sama-sama stabil dalam atmosfer pengoksidasi, sehingga memperpanjang umur sensor.
Ketersediaan dan Efektivitas Biaya
Termokopel tipe K mudah didapatkan dan relatif terjangkau.
Waktu Respon Cepat
Konstruksi yang sederhana dan ukurannya yang kecil memungkinkan reaksi cepat terhadap perubahan suhu.
Ketahanan
Perangkat ini dapat digunakan di lingkungan industri yang keras tanpa kehilangan kinerja yang signifikan.
Kekurangan Termokopel Tipe K
Rentan terhadap Pergeseran
Penggunaan jangka panjang pada suhu yang sangat tinggi dapat menyebabkan penyimpangan sensor.
Rentan terhadap Lingkungan Korosif
Termokopel tipe K kurang cocok untuk atmosfer pereduksi, mengandung sulfur, atau vakum.
Ketidakstabilan GGL
Paparan terhadap bahan kimia tertentu atau siklus pemanasan yang berkepanjangan di atas 1000°C dapat menyebabkan ketidakstabilan keluaran tegangan.
Sensitivitas Suhu Rendah Terbatas
Pada suhu yang sangat rendah, akurasi dapat berkurang dibandingkan dengan jenis lainnya.
Penggunaan Termokopel Tipe K
Termokopel tipe K memiliki berbagai aplikasi:
- Tungku, tanur, dan oven industri
- Pembangkit listrik dan produksi energi
- Pengolahan kimia dan petrokimia
- Peleburan logam dan perlakuan panas
- Pengolahan dan penyimpanan makanan
- Penelitian ilmiah dan laboratorium
- Sistem HVAC dan pemantauan suhu industri umum.
Tanya Jawab Umum
Apa itu tipe K?
Tipe K, juga dikenal sebagai termokopel K, adalah sensor termokopel yang terbuat dari paduan nikel-kromium (NiCr) dan nikel-alumel (NiAl). Termokopel K distandardisasi untuk pengukuran suhu di industri dan diberi kode hijau sesuai dengan standar internasional.
Berapakah sensitivitas termokopel tipe K?
Termokopel tipe K umumnya memiliki sensitivitas sekitar 41 µV/°C, artinya akan bervariasi sekitar 41 mikrovolt untuk setiap perubahan suhu satu derajat Celcius.
Berapakah jangkauan maksimum termokopel tipe K?
Rentang suhu sensor tipe k standar adalah dari -200°C hingga +1260°C, yang merupakan kondisi ideal, sehingga cocok untuk banyak aplikasi suhu tinggi atau kriogenik.
Di mana termokopel tipe K digunakan?
Spesifikasi termokopel tipe k ditemukan di berbagai industri seperti manufaktur baja dan kaca, pembangkit energi, laboratorium, HVAC, atau di mana pun diperlukan pendeteksian suhu yang andal dan luas.







