Tanyakan Sekarang
Site Logo
blog 28 Juli 2021

Prosedur Kalibrasi Pirometer

Pirometer Inframerah

Pirometer adalah sensor suhu nonkontak yang menyimpulkan suhu suatu objek dengan mendeteksi radiasi termal yang dipancarkan secara alami. Pirometer terdiri dari wadah logam yang di dalamnya terdapat Optik, Detektor Inframerah, Konverter Sinyal dan unit pengkondisian, unit tampilan, dll.

Sistem optik mengumpulkan energi tampak dan inframerah dari suatu objek dan memfokuskannya pada detektor. Detektor mengubah energi yang terkumpul menjadi sinyal listrik yang diubah ke dalam format yang dapat digunakan dan diumpankan ke tampilan suhu atau unit kontrol.

Pirometer dapat diaplikasikan di area yang tidak memungkinkan pengukuran suhu kontak karena objek bergerak, suhu tinggi, lokasi tidak mudah diakses, dan lain-lain.

 

Kalibrasi Pirometer

Untuk kalibrasi Pyrometer pada metode Perbandingan kami memerlukan

  1. Tungku Badan Hitam Stabil
  2. Sensor master terkalibrasi

Perangkat dengan kebenaran yang diketahui atau ditetapkan disebut Sensor standar dan perangkat kedua adalah unit dalam Kalibrasi, instrumen uji, atau beberapa nama lain untuk perangkat yang dikalibrasi.

Emisivitas (ε)

Emisivitas adalah rasio energi yang diradiasikan dari suatu objek ke bagian luar dan energi yang diradiasikan dari benda hitam. Emisivitas bervariasi tergantung pada kondisi permukaan objek dan juga tergantung pada variasi suhu dan panjang gelombang. Jika nilai ini tidak akurat, maka suhu sebenarnya tidak dapat diukur. Dengan kata lain, variasi atau perubahan emisivitas akan menyebabkan perubahan pada indikasi.

Berdasarkan hukum radiasi termal Kirchhoff, “Pada kesetimbangan termal, emisivitas (ε) suatu benda (atau permukaan) sama dengan daya serapnya (α)”. Jadi, untuk benda hitam sempurna, ε adalah 1 sedangkan benda nyata apa pun akan memiliki ε kurang dari 1. Selain itu, transmisivitas (τ) dan reflektivitas (ρ) adalah nol.

Jumlah daya serap, daya reflektivitas, dan daya transmisivitas selalu 1.

bilangan prima = 1.

Temukan Emisivitas Efektif dari rumus ini:

  • Emisivitas Efektif: 1 – (1- Es) * (R/L)2
  • Dimana, Es = Emisivitas Rongga Benda Hitam
  • R = Jari-jari Rongga
  • L = Panjang Rongga.

Prosedur Kalibrasi

  • Pyrometer yang dikalibrasi diperiksa secara fisik
  • Hubungkan sumber benda hitam ke catu daya. Atur sumber benda hitam pada suhu yang diinginkan
  • Atur emisivitas pirometer sesuai dengan Emisivitas Benda Hitam.
  • Bila suhu stabil di sumber benda hitam dalam rentang stabilitasnya, ukurlah suhu pada pirometer standar. Arahkan pirometer di tengah rongga untuk memperoleh suhu yang benar.
  • Ambil pembacaan sensor standar.
  • Hubungkan pirometer uji ke sumber daya yang sesuai dan arahkan pirometer ke pusat rongga benda hitam.
  • Ambillah hasil pembacaan Pyrometer uji.
  • Lakukan pembacaan pirometer Standar dan Uji sebanyak 10 kali dalam selang waktu 1 menit.
  • Suhu aktual Master Pyrometer dihitung dari sertifikat kalibrasinya.
  • Cari tahu kesalahannya dengan metode perbandingan.
  • Setel ulang Tungku Benda Hitam untuk titik lain atau sensor lain.

Tindakan pencegahan

  • Termokopel Standar dan Uji ditangani dengan hati-hati oleh Insinyur yang terlatih
  • Selalu atur Emisivitas Sensor Utama dan Sensor Uji akan diatur sama.
  • Pembacaan selalu dilakukan pada kondisi suhu tungku yang stabil.
  • Tungku HT tidak boleh dimatikan secara tiba-tiba saat beroperasi pada suhu tinggi di atas 400 derajat Celsius.
  • Hal ini dapat mengurangi umur tungku.
  • Tetapkan Standar dan Uji Pyrometer sesuai dengan rasio titik terhadap ukuran

Artikel Terkait

KONTAK

Mari Kita Bicarakan Kebutuhan Termal dan Kabel Anda

Have questions about Thermal Engineering Solutions, Electric heating solutions, or specialized cable? We're here to provide tailored solutions. Reach out today, and let’s collaborate on your next project!

Tempsens Arrow