EMISIVITAS
Kemampuan relatif permukaan material untuk memancarkan panas melalui radiasi diukur dengan emisivitasnya (ε). Semua objek pada suhu di atas nol absolut memancarkan radiasi termal. Namun, untuk panjang gelombang dan suhu tertentu, rasio energi yang diradiasikan dari permukaan objek terhadap energi yang diradiasikan dari benda hitam pada suhu dan panjang gelombang yang sama dikenal sebagai emisivitas.
EMISIVITAS (saya) = Energi radiasi suatu permukaan benda pada suhu tertentu
Energi radiasi benda hitam pada suhu yang sama
Nilai emisivitas dapat berkisar dari 0 hingga 1 untuk radiator sempurna (Benda hitam) nilainya adalah 1 sedangkan untuk reflektor sempurna (Benda putih) nilainya adalah 0. Karena benda-benda tersebut melepaskan sebagian dari radiasi benda hitam maksimum yang mungkin pada suhu tertentu, sebagian besar benda alamiah diklasifikasikan sebagai “benda abu-abu.”
Emisivitas Material
Emisivitas bahan tertentu bergantung pada susunan kimia dan karakteristik permukaannya. Misalnya, permukaan yang halus dan mengilap cenderung memiliki reflektivitas yang lebih tinggi dan dengan demikian, emisivitasnya rendah. Bahan-bahan termasuk kain, karet, plastik, keramik, air, dan bahan organik memiliki emisivitas yang tinggi. Faktor emisivitas bahan secara umum dikategorikan sebagai logam dan non-logam dan nilai standar emisivitasnya diilustrasikan
Tabel 1: Emisivitas Material Logam dan Non Logam
| Logam | Emisivitas | Non-Logam | Emisivitas |
| Aluminium polos | 0.02-0.4 | Beton (kasar) | 0.93-0.96 |
| Emas | 0.02-0.37 | Kaca | 0.76-0.94 |
| Tembaga | 0.02-0.74 | Kayu | 0.8-0.95 |
| Memimpin | 0.06-0.63 | Karbon | 0.96 |
| Kuningan | 0.03-0.61 | Kulit manusia | 0.98 |
| Nikel | 0.05-0.46 | Kertas | 0.7-0.95 |
| Baja | 0.07-0.85 | Plastik | 0.8-0.95 |
| Timah | 0.04-0.08 | Karet | 0.86-0.94 |
| Perak | 0.01-0.07 | Air | 0.67-0.96 |
| Seng | 0.02-0.28 | Pasir | 0.76-0.9 |
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Emisivitas Material
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi emisivitas suatu material. Kita perlu mengetahui pengaruhnya terhadap nilai emisivitas.
- Pengaruh Bahan atau Kondisi Permukaan
Dalam kasus material logam, emisivitas akan berkurang dengan pemolesan dan meningkat dengan kekasaran permukaan. Logam yang telah mengalami proses industri suhu tinggi biasanya memiliki lapisan oksida tebal dan memiliki nilai emisivitas yang tinggi dan stabil.
- Efek Panjang Gelombang
Emisivitas biasanya akan bervariasi dengan panjang gelombang – misalnya, emisivitas logam yang dipoles cenderung menurun seiring dengan panjang gelombang yang bertambah dan emisivitas kekasaran logam cenderung meningkat. Sifat material biasanya bergantung pada panjang gelombang. Gambar 1 emisivitas logam biasanya menurun, sedangkan non-logam juga dapat menunjukkan peningkatan
Gambar 9: Gambar yang diambil melalui model kamera genggam TEMPSENS Thermeye640
Gambar yang ditangkap melalui kamera genggam TEMPSENS model thermEye640 dan aplikasi industrinya misalnya, jika Anda ingin mengukur suhu tubuh manusia, Anda akan mengatur emisivitas ke 0,98 sesuai nilai emisivitas standar yang disarankan untuk kulit manusia dan suhu yang dipantulkan ke suhu lingkungan 68°F/20°C di dalam ruangan, dan kamera Anda akan mengimbanginya.







